cheat sosial empires terbaru june 2012

Langkah-langkah :
  1. Buka Charles Debugger ( dapat di peroleh dibagian download/perlengkapan )
  2. Buka Game Social Empires anda
  3. Cari http://dynamic01.socialpointgames.com/appsfb/socialempires/srvempires/
  4. Buka get_player_info.php
    Lihat Gambar dibawah ini :
  5. Tekan Ctrl+A untuk copy seluruh data yang ada didalam tab Response, lalu paste kedalam Notepad
    lihat gambar dibawah ini :
  6. Tekan Ctrl+F Masukan "timeStampTakeCar"(tanpa tanda kutip )
    Lihat gambar dibawah ini :
  7. Copy Angka yang berada setelah tulisan timeStampTakeCare
  8. Buka Cheat Engine
  9. Open Prosess Google Crome
  10. Masukan angka yang tadi anda copy ke dalam kotak Value
  11. Tekan First Scan
  12. Disana anda hanya mendapatkan 1 alamat saja
  13. Double Klik pada alamat tersebut
  14. Ubah Value menjadi "0" lalu Freeze
  15. Double klik copy alamat yang anda dapat tadi, Contoh yang saya dapatkan 13B5C138 lalu tekan Add address Manualy.Paste kemudian tambahkan "-C" dibagian alamat tersebut. Contoh "13B5C138-C" Kemudian OK
    Ganti Value 0 - 5
    Value 0 : Draggy
    Value 1 : Furios Dragon
    Value 2 : Lightning Draggy
    Value 3 : Stormy Dragon
    Value 4 : Green Draggy
    Value 5 : Sayan Dragon
  16. Lalu Tekan Add address Manualy. Paste kemudian tambahkan "-8" dibagian alamat tersebut. Contoh "13B5C138-8" Kemudian OK. ganti value menjadi "10" Hal ini untuk instant dragon.
  17. jangan Lupa semua harus dalam keadaan Freeze
    Seperti gambar ini :
  18. Buka Dragon Breeding Nest Sekarang anda dapat memperoleh dragon secara gratis.

cara memasang follow di pojok blog

sekarang saya mau membagi ilmu tenang bagaimana cara memasang follow di pojok blog
Selanjutnya mengatur dalam blog
Login ke Blogger klik Rancangan klik tab Edit HTML
Beri tanda centang pada kotak di samping tulisan Expand Template Widget.
Carilah kode tag ]]></b:skin> dan kalau sudah ketemu, letakkan kode berikut tepat di atasnya
#follower-pojok {
position:fixed;_position:absolute;bottom:0px; left:0px;
clip:inherit;
_top:expression(document.documentElement.scrollTop+
document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth – offsetWidth); }

Selanjutnya, carilah kode tag </body> dan letakkan kode berikut tepat di atasnya 
<div id='followers-pojok'> 
Letakkan kode Follower disini
</div>

Contohnya seperti berikut:
<div id='followers-pojok'>
<!-- Include the Google Friend Connect javascript library. -->
<script type="text/javascript" src="http://www.google.com/friendconnect/script/friendconnect.js"></script>
<!-- Define the div tag where the gadget will be inserted. -->
<div id="div-5189983314532744622" style="width:160px;border:1px solid #cccccc;"></div>
<!-- Render the gadget into a div. -->
<script type="text/javascript">
var skin = {};
skin['BORDER_COLOR'] = '#cccccc';
skin['ENDCAP_BG_COLOR'] = '#e1f6f9';
skin['ENDCAP_TEXT_COLOR'] = '#333333';
skin['ENDCAP_LINK_COLOR'] = '#0000cc';
skin['ALTERNATE_BG_COLOR'] = '#ffffff';
skin['CONTENT_BG_COLOR'] = '#f6feff';
skin['CONTENT_LINK_COLOR'] = '#0000cc';
skin['CONTENT_TEXT_COLOR'] = '#333333';
skin['CONTENT_SECONDARY_LINK_COLOR'] = '#7777cc';
skin['CONTENT_SECONDARY_TEXT_COLOR'] = '#666666';
skin['CONTENT_HEADLINE_COLOR'] = '#333333';
skin['NUMBER_ROWS'] = '3';
google.friendconnect.container.setParentUrl('/' /* location of rpc_relay.html and canvas.html */);
google.friendconnect.container.renderMembersGadget(
{ id: 'div-5189983314532744622',
site: '11210632367050294969' },
skin);
</script>
</div>

Jika sudah selesai SIMPAN TEMPLATE dan lihat hasilnya

Trik Agar Blog Lebih Ramai Dikunjungi

Menurut saya, sebuah blog merupakan media bagi seseorang yang ingin menuangkan pikiran-pikirannya, di samping itu kita juga dapat mengenal pribadi seseorang melalui blog. Maksudnya kita bisa sedikit tahu mengenai karakter penulis atau pemilik blog tersebut, apa yang tidak senangi atau pun disenangi oleh pemilik blog, semua itu bisa tercermin melalui artikel yang ada di blognya.
Setelah tahu blog merupakan gambaran kepribadian dari seseorang, biasanya si pemilik blog ingin berbagi pengetahuan maupun pengalaman dengan pemilik blog (blogger) lainnya. Dalam hal ini, pemilik blog pasti berusaha semaksimal mungkin agar blog yang telah dibuat ramai dikunjungi oleh orang lain, karena hal tersebut akan menambah motivasi atau dorongan bagi pemilik blog untuk terus berkarya dan menulis artikel dalam blognya.
Telah kita ketahui bersama, disamping format permalink yang pernah saya bahas sebelumnya, komentar juga merupakan senjata yang paling ampuh agar blog kita ramai dikunjungi oleh orang lain. Nah, berikut ini ada beberapa trik komentar yang akan membuat blog kita ramai dikunjungi oleh blogger lain :
Pertama, sering-seringlah memberikan komentar ke blog lain. Cara ini merupakan kunci utama agar blog kita juga dikunjungi oleh orang lain. Dengan memberikan komentar kepada blog lain, pemilik blog akan merasa terhargai karena ada orang yang sudah memperhatikan atau pun membaca artikelnya. Dengan begitu, orang tersebut secara tidak langsung pasti juga ingin membalas komentar ke blog kita sebagai kunjungan balik yang pernah kita lakukan.
Kedua, jangan memberikan komentar suatu artikel tanpa membaca isi dari artikel itu sendiri karena hal ini akan memberikan nilai tersendiri bagi komentar kita, atau dengan kata lain komentar yang kita berikan benar-benar berhubungan dengan isi artikel tersebut. Jangan sampai memberikan artikel “pertamaxxs”, “keduaxxxs”, “ketigaxxs”, dst… (monoxs mode : ON) 
Ketiga, sebisa mungkin segera membalas komentar yang diberikan oleh blogger lain. Dengan begitu, orang lain akan memandang bahwa kita serius menanggapi komentarnya dan menghargai komentar yang telah dia berikan kepada kita.
Keempat, selalu menerima komentar apapun walaupun kadang itu tidak sesuai dengan hati kita. Hargailah semua komentar yang masuk, kelemahan dan kekurangan itu biasa, anggap saja semua komentar itu sebagai saran dan kritik dari orang lain yang bertujuan untuk membuat blog kita lebih baik dan lebih sempurna.
Itulah beberapa trik agar blog kita ramai dikunjungi oleh blogger lain dengan mengoptimalkan pada komentar. Semoga trik ini dapat bermanfaat bagi Anda. Jika ada yang mau menambahkan, silakan memberikan komentar agar artikel ini lebih sempurna

Cara membuat judul blog berjalan

Kalau kamu tertarik buat bikin judul blogmu bisa berganti-ganti kayak gambar di atas…ikuti aja langkah-langkah berikut ini…:

[1]. Login terlebih dahulu ke BLOG kamu
[2]. Pilih TATALETAK kemudian klik tambah gadget, lalu pilih HTML/Java Script
[3]. Masukkan script dibawah ini ke kotak yang telah di sediakan




<script>
function tb8_makeArray(n){
this.length = n;
return this.length;
}
tb8_messages = new tb8_makeArray(3);
tb8_messages[0] = "Hai Para Blogger";
tb8_messages[1] = "Selamat Datang Di Blog";
tb8_rptType = 'infinite';
tb8_rptNbr = 5;
tb8_speed = 125;
tb8_delay = 1000;
var tb8_counter=1;
var tb8_currMsg=0;
var tb8_tekst ="";
var tb8_i=0;
var tb8_TID = null;
function tb8_pisi(){
tb8_tekst = tb8_tekst + tb8_messages[tb8_currMsg].substring(tb8_i, tb8_i+1);
document.title = tb8_tekst;
tb8_sp=tb8_speed;
tb8_i++;
if (tb8_i==tb8_messages[tb8_currMsg].length){
tb8_currMsg++; tb8_i=0; tb8_tekst="";tb8_sp=tb8_delay;
}
if (tb8_currMsg == tb8_messages.length){
if ((tb8_rptType == 'finite') && (tb8_counter==tb8_rptNbr)){
clearTimeout(tb8_TID);
return;
}
tb8_counter++;
tb8_currMsg = 0;
}
tb8_TID = setTimeout("tb8_pisi()", tb8_sp);
}
tb8_pisi()
</script>

[4]. Kemudian klik save.
[5]. Sekarang tinggal di lihat hasilnya….
 
Ganti tulisan yang berwarna merah dengan yang kata-kata yang kamu Inginkan......
Semoga Berhasil......

Direktori pada Linuk Dan fungsinya


Struktur direktori Linux mengikuti standart “Filesystem Hierarchy Structure (FHS)” yang di pegang oleh Free Standart Group walaupun kebanyakan distribusi memodifikasi standart tersebut. Berikut susunan folder di linux :
  • / (baca : root)
    Struktur direktori di Linux secara umum diawali dengan root filesystem “/” dan tentu juga merupakan root atau akar dari seluruh direktori global. Partisi dimana di letakkan / (root system) akan menjadi direktori sistem atau partisi pokok.
  • /boot
    Direktori /boot tesimpan file-file boot loader diantaranya GRUB atau LILO. Kernel, initrd dan system.map juga terletak didalam /boot. Jika system yang digunakan menggunakan partisi LVM ataupun partisi dalam jaringan. Maka ada baiknya dibuatkan partisi kecil tersendiri untuk meletakkan /boot di harddisk dengan filesystem konvensional. /boot ini umumnya sangat jarang sekali berubah isinya, kecuali memang kita sering bermain-main dengan kernel.
  • /sys (baca : system)
    Berisi informasi yang berkaitan dengan kernel, device dan firmware.
  • /sbin (baca : super binary)
    Berisi file-file biner yang esensinya untuk sistem dan mengendalikan sistem. File-file biner atau bisa dianggap aplikasi sistem ini jika dioperasikan secara tidak tepat bisa berpotensi merusak.
  • /bin (baca : binary)
    Berisi file-file binari atau aplikasi yang lebih umum dan dapat digunakan oleh semua user.
  • /lib (baca : library)
    Berisi file-file library atau pustaka dari semua aplikasi binary yang tersimpan dalam direktori /sbin dan /bin. Di direktori ini juga tersimpan berbagai macam library yang digunakan untuk aplikasi lain. Konsep penggunaan library bersama ini membuat aplikasi di linux dapat menghemat ukuran.
  • /dev (baca : device)
    Merupakan directory yang isinya sebenarnya bukan benar-benar berisi file. Isi dari /dev ini berkaitan dengan perangkat-perangkat yang terdapat pada system. Misalkan untuk informasi port USB, port serial, port printer, dapat di berlakukan seperti membaca file. Misalkan perangkat serial terletak di /dev/tty01, kemudian partisi dalam harddisk di sebut sebagai /dev/sda6, dan lain sebagainya.
  • /etc
    Direktori /etc berisi file-file konfigurasi sistem. Mayoritas aplikasi dan layanan konfigurasinya tersimpan di direktori /etc termasuk diantaranya /etc/hosts, /etc/resolv.conf, /etc/wvdial.conf dan lain sebagainya. Nah bagi Anda yang sering berinternet ria pastilah tidak asing lagi dengan direktori /etc ini, apalagi yang pernah utak-atik koneksi internet via bluetooth handphone, masih ingat kan? Di direktori /etc/init.d tersimpan konfigurasi bagaimana sebuah layanan dijalankan. Di direktori /etc/rc*.d tersimpan konfigurasi untuk menentukan service yang dijalankan untuk tiap-tiap sesi init.
  • /home
    Semua direktori /home dari pengguna tersimpan di direktori ini dengan nama user masing-masing sebagai pengelompokannya. Untuk beberapa sistem linux yang di spesifikasikan untuk server, direktori pengguna masih dikelompokkan lagi kedalam /home/users. Di dalama direktori /home/nama-user tersimpan konfigurasi-konfigurasi yang spesifik terhadap user tersebut. Oleh karena itu, berbeda user, walaupun berada di sistem yang sama bisa mendapat lingkungan dan tampilan yang sama sekali berbeda. Direktori /home merupakan direktori yang paling “dekat” dengan user, dimana seluruh data yang Anda miliki bisa disimpan dalam direktori ini, mulai dari mp3, filem sampai dengan dokumen. Oleh karena itu, untuk membatasi agar file-file di pengguna tidak mendesak file-file system, sangat umum untuk meletakkan direktori /home di partisi yang terpisah. Hal ini dapat menahan file-file yang disimpan user hingga total ukuran tertentu tanpa mengganggu ruang gerak system.
  • /media
    Merupakan direktori untuk menyimpan direktori-direktori mount point. CD-ROM, DVD, flash disk, bahkan floppy disk juga akan termount di direktori ini. Pada distro-distro modern, sudah memberikan fasilitas untuk menampilkan device-device yang dimount ke depan Desktop. Sehingga pengguna tidak perlu repot-repot lagi untuk menuju ke /media untuk dapat mengakses flash disk-nya tapi cukup lihat ke desktop-nya dan masuk ke direktori yang terbuat baru di sana. Untuk workstation yang terintegrasi dengan jaringan, pada umumnya untuk melakukan mounting storage network juga diletakkan di /media. Dengan dikelompokkan seperti itu maka mudah untuk mengenali bahwa semua yang berada di dalam /media merupakan media penyimpan.
  • /mnt (baca : mount)
    Pada Linux yang masih umum menggunakan kernel 2.4.x. Untuk tempat mengumpulkan mount point berada di /mnt. Dikarenakan pada sistem berbasis kernel 2.6.x sudah menggunakan /media, maka /mnt ini umumnya kosong. /mnt bisa juga dijadikan mount point pada saat system rescue atau troubleshooting. Contoh penggunaan partisi ini adalah pada kasus 
    membuat repository lokal Ubuntu dari file iso (*.iso)
  • /opt (baca : optional)
    Beberapa paket software terpisah menggunakan direktori ini untuk menyimpan paket yang tidak menuju ke lokasi manapun, dan biasanya digunakan untuk paket proprietari, atau paket aplikasi yang langsung menyertakan binari yang bisa langsung dieksekusi.
  • /usr (baca : user)
    Sebuah sub-hirarki dari root filesistem di simpan didalam /usr. Didalam /usr tersimpan aplikasi dan utiliti yang spesifik dengan user. Jika kita melihat kedalam direktori /usr maka kita juga akan menemukan direktori yang mirip dengan di / yaitu bin, sbin dan lib. Hanya saja, aplikasi dan librari yang terletak /usr tidak terlalu kritikal untuk sistem. Untuk istilah mudahnya, /usr merupakan tempat dimana user menginstall aplikasi sendiri yang bukan official dari distro. Jika pengguna termasuk orang yang sering menambah-nambah aplikasi sendiri diluar bawaan paket yang disediakan untuk distro itu, maka direktori /usr sudah dipastikan akan cepat sekali membengkak. Ada baiknya untuk sistem yang penggunanya seperti itu, /usr di berikan partisi sendiri. Untuk aplikasi yang bisa langsung dijalankan, sistem linux akan membaca secara bersamaan yang ada di /bin dan di /usr/bin begitu juga untuk /sbin dan /usr/sbin.
  • /root
    Merupakan direktori home-nya superuser (root).
    Harap jangan bingung dengan direktori root (/). Walaupun cara menyebutnya sama, tapi sama sekali berfungsi sangat berbeda. (piss)
  • /var (baca : variative)
    Direktori /var merupakan direktori yang isinya sangat dinamis. Jika digunakan didalam server, sangat dianjurkan /var ini untuk diletakkan di partisi terpisah dikarenan direktori /var dapat membengkak dengan sangat cepat. Selain itu juga, dengan direktori /var dibuat partisinya sendiri atau secara fisik ditentukan lokasinya, maka dapat mencegah internal fragmentasi, dan proses pencarian file tidak terlalu jauh, hanya seputar cylinder itu-itu saja.
  • /proc (baca : process)
    Direktori /proc juga merupakan pseudo filesystem yang mirip dengan /dev. Bedanya, /proc ini murni hanya berkaitan dengan sistem dan tidak menyangkut pada device. Jika kita melakukan pengecekan ukuran penggunaan space, jangan terkecoh dengan direktori /proc yang tercatat menunjukkan memakan space sangat besar. Segala macam space yang tertulis disitu sama sekali tidak terdapat di dalam media penyimpanan harddisk. Jadi direktori /proc sebenarnya tidak ada sama sekali. Isi dari /proc ini adalah infomasi dari sistem.
  • /tmp (baca : temporary)
    Merupakan file sistem yang menyimpan file-file sementara.
    Beberapa distro akan otomatis membersihkan isi dari /tmp sewaktu reboot. Direktori /tmp memiliki mode yang sangat terbuka sehingga mudah untuk ditulisi oleh siapa saja. Didalam /var/tmp juga digunakan sebagai penyimpanan file-file sementara, bedanya /var/tmp dengan /tmp yaitu /var/tmp tidak akan dibersihkan saat system reboot.
  • /lost+found
    Di direktori ini linux menyimpan file-file yang berhasil di recover saat sistem crash. Dengan melihat kedalam /lost+found mungkin kita dapat menemukan file yang hilang.

Powered by Blogger.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons